Rencana Operasional Pemulihan Ekonomi Nasional(PEN) Food Estate KALIMANTAN TENGAH, PAPUA, SUMATERA SELATAN DAN SUMATERA UTARA TAHUN 2020

         Terjadi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pandemi Covid-19 berpotensi akan memberikan dampak terhadap kelangkaan dan krisis pangan di dunia termasuk Indonesia. Dampak ekonomi akibat wabah Covid-19 ini sangat dirasakan di Indonesia, oleh karena itu pemerintah telah mengambil langkah dengan membentuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dalam rangka penanganan Covid-19. Program tersebut dijabarkan melalui diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang Program Pemulihan Nasional untuk Penanganan Pandemi Covid-19. Tujuan utama program PEN ini untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi pelaku usaha. Kerja Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Jokowi diorientasikan untuk melaksanakan reformasi strukural di segala bidang. Reformasi struktur berbasis pada: 1. Pertanian modern (high-tech), 2. Pemulihan fungsi lingkungan hidup (ekosistem gambut) dan 3. Penataan hutan yang berpihak pada masyarakat dan keberlanjutan (sustainability), 4. Modernisasi transmigrasi serta keterpaduan desa, adat dan elemen masyarakat/dunia usaha untuk memperkuat kohesi sosial dengan dengan melibatkan berbagai pihak termasuk investasi dunia usaha (swasta), migrasi professional (pemuda/angkatan kerja), dan SDM unggul (pelopor). Pengembangan lahan pangan akan dilakukan di 4 (empat) lokasi yaitu Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Mappi, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Boven Digoel di Provinsi Papua.

Info Grafis

kegiatan Pengukuhan Kawasan Hutan